Analisis Pengaruh Perubahan Beban Terhadap Karakteristik Dan Torka Generator Sinkron Unit 21 Dan 24 Di Pt Ikpp Perawang
Pasaribu, Simson
PT IKPP Perawang-Riau merupakan pabrik penghasil kertas yang memiliki PLTU
sebagai sumber energi listriknya dengan masing – masing unit memiliki kapasitas
daya 3 MW. Guna peningkatan keandalan sistem maka akan di lakukan analisis
pada generator sinkron pada PT IKPP Perawang-Riau Unit 21 dan 24
membandingkan torka beban (N.m), arus jangkar (A), dan efisiensi (%) terhadap
beban generator yang di hasilkan. Dalam melakukan penelitian data yang di ambil
adalah berupa dari logsheet dan spesifikasi generator. Dari hasil analisis di unit 21
pada beban 35,7 MW diperoleh nilai beban daya input sebesar 36, 265 MW dengan
torka beban 115,435 kN.m dan pada beban 75,2 MW di peroleh nilai beban daya
input 77,985 MW dengan torka beban 248,234 kN.m. Dan di unit 24 pada beban
16,8 MW di peroleh nilai beban daya input 16,857 MW dengan torka beban 53,657
kN.m dan pada beban 32,9 MW di peroeh nilai beban daya input 33,497 MW
dengan torka beban 106,624 kN.m.. Dari perubahan beban pada unit 21 dan unit 24
terjadi kenaikan pada torka, dimana beban semakin besar maka torka juga ikut naik.
Dari hasil analisis di unit 21 padaa beban 35, 7 MW dengan tegangan 13,90 kV di
peroleh nilai arus jangkar 1569,137 A dan rugi daya sebesar 566,550 kW dan pada
beban 75,2 MW dengan tegangan 13,90 kV di peroleh nilai arus jangkar 3513,505
A dan rugi daya 2840,519 kW. Dan di unit 24 pada beban 16,8 MW dengan tegagan
11, 77 kV di peroleh nilai arus jangkar 828,226 A dan rugi daya 157,839 kW dan
pada beban 32,9 MW dengan tegangan 11,86 kV di peroleh nilai arus jangkar
1613,207 A dan rugi daya 598,820 kW. Dari perubahan beban pada unit 21 dan unit
24 kenaikan beban berbanding lurus dengan kenaikan arus dan menyebabkan
kerugian daya semakin besar. Dengan meningkatnya beban daya berpengaruh
terhadap nilai arus dan rugi daya, dimana daya semakin besar maka nilai arus dan
rugi daya menjadi semakin besar.
sebagai sumber energi listriknya dengan masing – masing unit memiliki kapasitas
daya 3 MW. Guna peningkatan keandalan sistem maka akan di lakukan analisis
pada generator sinkron pada PT IKPP Perawang-Riau Unit 21 dan 24
membandingkan torka beban (N.m), arus jangkar (A), dan efisiensi (%) terhadap
beban generator yang di hasilkan. Dalam melakukan penelitian data yang di ambil
adalah berupa dari logsheet dan spesifikasi generator. Dari hasil analisis di unit 21
pada beban 35,7 MW diperoleh nilai beban daya input sebesar 36, 265 MW dengan
torka beban 115,435 kN.m dan pada beban 75,2 MW di peroleh nilai beban daya
input 77,985 MW dengan torka beban 248,234 kN.m. Dan di unit 24 pada beban
16,8 MW di peroleh nilai beban daya input 16,857 MW dengan torka beban 53,657
kN.m dan pada beban 32,9 MW di peroeh nilai beban daya input 33,497 MW
dengan torka beban 106,624 kN.m.. Dari perubahan beban pada unit 21 dan unit 24
terjadi kenaikan pada torka, dimana beban semakin besar maka torka juga ikut naik.
Dari hasil analisis di unit 21 padaa beban 35, 7 MW dengan tegangan 13,90 kV di
peroleh nilai arus jangkar 1569,137 A dan rugi daya sebesar 566,550 kW dan pada
beban 75,2 MW dengan tegangan 13,90 kV di peroleh nilai arus jangkar 3513,505
A dan rugi daya 2840,519 kW. Dan di unit 24 pada beban 16,8 MW dengan tegagan
11, 77 kV di peroleh nilai arus jangkar 828,226 A dan rugi daya 157,839 kW dan
pada beban 32,9 MW dengan tegangan 11,86 kV di peroleh nilai arus jangkar
1613,207 A dan rugi daya 598,820 kW. Dari perubahan beban pada unit 21 dan unit
24 kenaikan beban berbanding lurus dengan kenaikan arus dan menyebabkan
kerugian daya semakin besar. Dengan meningkatnya beban daya berpengaruh
terhadap nilai arus dan rugi daya, dimana daya semakin besar maka nilai arus dan
rugi daya menjadi semakin besar.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:25:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah